Biografi Victor Wooten

Image

Victor Lemonte Wooten (lahir di Mountain Home, Idaho, Amerika Serikat, 11 September 1964; umur 48 tahun) adalah seorang pemain bass yang berasal dari Amerika, komposer, dan produser yang pernah menerima penghargaan dari Grammy Awards.

Victor Wooten dikenal sebagai pemain bass yang menjadi pengaruh bagi banyak pemain bass lainnya. Dia dikenal dengan album-album solonya dan juga sebagai personel dari “Bela Fleck & The Flecktones” yang merupakan pemenang dari Grammy Supergroup.

Victor juga adalah seorang Bass Inovator. Bermain bass di usia dua tahun dengan kakaknya Regie Wooten sebagai orang yang pertama mengajarinya bermain bass. Orang-orang yang berpengaruh pada Victor dalam bermain Bass adalah Stanley Clarke, Larry Graham dan Bootsy Collins. Continue reading

Biografi Jimi Hendrix

Image

 

Johnny Allen Hendricks atau Jimi Hendrix lahir di King Country Hospital, Seattle, Washington pada 27 November 1942, Ia putra sulung pasangan Alex Hendricks yang Afro-Amerika Meksiko dan Lucille, seorang Indian Cherokee. Nama itu merupakan pemberian ibunya, yang kemudian diubah oleh sang ayah menjadi James Marshall Hendricks pada saat Hendrix kecil berusia 4 tahun. Kedua orangtuanya kemudian berpisah saat Jimi berumur tiga tahun. Continue reading

Biografi Bob Marley

Image

 

Kapten Norval Sinclair Marley adalah seseorang yang berperawakan kecil. Ia adalah seorang pengawas tanah perusahaan Crown Lands, milik Pemerintahan Inggris yang telah menjajah Jamaika sejak tahun 1660-an yang terletak sebelah utara pulau itu. Pangkat yang disandangnya ia dapat saat menjadi komandan markas di Resimen British Hindia Barat. Continue reading

Laras Sunda

Di Tatar Sunda terdapat empat macam tangga nada atau laras yang disebut laras Salendro, Pelog, Pelgog Degung dan Madenda/Sorog. Laras inilah yang terdapat pada semua perangkat/waditra (alat tabuh) karawitan dan dipakai sebagai dasar gubahan lagu-lagu di Sunda. Keempat laras tersebut semuanya pentatonis, perbedaannya adalah pada laras salendro interval (jarak) antara setiap lima nada hampir sama rata, sedangkan pada laras pelog dan sorog, interval antara setiap lima nada tidak rata, ada yang sempit dan ada yang lebar. Persoalannya adalah pada interval antara setiap lima nada, bukan tinggi nadanya, sebab pada setiap genre tinggi nadanya berbeda-beda. Continue reading

Musik Sunda

Seni musik atau seni karawitan mempunyai elemen dasar yaitu bunyi atsau suara. Bunyi itu kemudian dibedakan dengan adanya sebuah nada. Nada adalah bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang bergetar dan memiliki frekuensi yang teratur.[1] Dari nada inilah maka disusun suatu urutan suara/bunyi yang getaran, jarak dan jumlah yang teratur, urutan suara disebut laras atau tangga nada.[2] Misalnya tangga nada di Eropa/Barat memilik tujuh nada pokok yang disebut diatonis. Sedangkan di Sunda hanya memiliki lima nada pokok maka disebut pentatonis. Laras ini disusun dari bunyi yang tinggi ke bunyi yang rendah, dengan system penulisan seperti ini: 1 (da), 2 (mi), 3 (na), 4 (ti), 5 (la). Continue reading